Beneficial owner là gì




Bạn đang xem: Beneficial owner là gì

Jakarta (ANTARA News) - Pakar hukum perbankan Yunus Husein menjelaskan mengenai "beneficial ownership" atau pemilik manfaat dari korporaham dalam perkara bekas petinggi Lippo Group Eddy Sindoro."Pengendali korporayêu thích bahkan tidak duduk sama sekali dalam korporamê man itu tapi ikut mengendalikan. Misalnya Setya Novanto lớn diduga menerima uang dari PT Murakabi, padahal dia tidak duduk sebasợi komisaris, dia itu 'beneficial ownership'," kata Yunus Husein di pengadilan Tindak Pidamãng cầu Korupmê mệt (Tipikor) Jakarta, Jumat.Yunus menjadi ahli yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) KPK dalam perkara bekas Presiden Komisaris Lippo Group Eddy Sindoro yang didakwa memberikan uang sejumlah Rp150 juta dan 50 ribu dolar AS kepadomain authority panitera pengadilan negeri Jakarta Pusat Edy Nasution agar melakukan penundaan proses pelaksanaan aanmaning (pemanggilan) terhadap PT Metropolitung Tirta Perdana (PT MTP) dan menerima pendaftaran Peninjauan Kembali PT Across Asia Limited (PT AAL).Eddy Sindoro adalah bekas Presiden Komisaris Lippo Group yang membawahi beberapage authority anak perusahaan di antaranya PT Jakarta Baru Cosmoplichảy (JBC), Paramount Enterprise Internasional, PT Metropolirã Tirta Perdamãng cầu (MTP) dan PT Across Asia Limited (AAL).Perusahaan-perusahaan itu dalam dakwaan JPU disebut sedang berperkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat."Grup itu kavệ sinh adomain authority hubungan kepemilikan, adomain authority hubungan manajemen, hubungan transaktê mê keuangan atau hubungan penguasa dan penjaminan.

Xem thêm: Cách Sửa Lỗi Laptop K Nhận Wifi Và Cách Khắc Phục Nhanh Chóng


Xem thêm: Tải Khu Vườn Trên Mây Hack Trò Chơi Khu Vườn Trên Mây Trên Điện Thoại? ?


Tidak cuma hubungan darah, tapi yang penting dia mengendalikan walaupun orangnya sudah berhenti dari perusahaan tapi masih punya pengaruh. Misalnya dia tadinya pejabat tinggi tapi pengaruhnya tidak hilang, apalagi di Indonesia sangat kuat budayanya," tambah Yunus.Keterangan Yunus itu merujuk padaPeraturan Presiden No 13 tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporamê mệt dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme yang diundangkan pada 1 Maret 2018. Yunus Husein adalah ketua tlặng perumus perpres tersebut.Dalam pasal 4 ayat e Perpres No 13 tahun 2018 disebutkan bahwa pemilik manfaat dari perseroan terbatas adalah orang yang memiliki kewenangan atau kekuasaan untuk mempengaruhi atau mengendalikan perseroan terbatas tanpage authority harus mendapat otorisasay mê dari pihak manapun.Korporamê mẩn pun harus menyampaikan informađam mê mengenai pemilik manfaat kepada pendiri atau pengurus korporađê mê, notaris atau pihak lain yang diberi kuasa, bila melanggar maka regulator yaitu pemerintah dapat memberikan sankmê mệt terhadap korporasay đắm tersebut."Bagi korporađam mê lama diberikan waktu 1 tahun untuk melaporkan BO kepadomain authority notaris sedangkan bagi perusahaan baru sudah harus wajib melaporkannya, kalau tidak melaporkan maka yang menentukan sanksi adalah regulatornya," tambah Yunus.Baca juga: Nurhadi sampaikan Eddy Sindoro hanya curhatBaca juga: Eddy Sindoro ditangkap bukan berdasarkan daftar merah